Total Tayangan Halaman

Senin, 30 Desember 2013

“PRINSIP DAN TIPE POMPA AIR”



Buatlah tulisan singkat tentang prinsip-prinsip dan tipe-tipe pompa air (alat pengangkut air) !
1.      Sistem Tali dan Ember (kontinyu)
·      Prinsip
Pompa tali sangat menguntungkan untuk digunakan di daerah pedesaan. Cara pemakaianya tidak memerlukan tenaga yang besar. Wanita dan anak-anak dapat dengan mudah menggunakan pompa tali untuk memperoleh air. Air yang dapat diambil dengan pompa ini keadalamannya terbatas yakni 25 m
·      Cara Kerja
Menggunakan tali yang telah terhubung dengan katrol, kemudian tali di tarik keatas, maka ember yang ada di atas akan turun kebawah dan terisi air, kemudian kita menariknya keatas maka ember yang telah terisi air tersebut akan naik dan kita dapat mengambil airnya.
·      Sketsa


 













·      Keunggulan dan Kelemahan

Keunggulan
Kelemahan
1.     Memudahkan pengambilan air dari dalam sumur, karena air dapat langsung disalurkan ke tempat-tempat penyimpanan melalui pipa yang disediakan.
2.     Pompa tali ini dapat menaikkan air dari kedalaman sekitar 25 m.
3.     Wanita dan anak-anak dapat memutar pompa tali ini.
1. Tidak dapat digunakan pada sumur yang mempunyai kedalaman lebih dari 25 m

2.      Pompa Piston
·      Prinsip
Pompa piston memanfaatkan gerakan maju mundurnya piston sebagai penggerak masuk keluarnya suatu fluida. Aplikasinya pada pompa air, pompa minyak socker, dll.
·      Cara Kerja
Pompa piston mempunyai bagian utama berupa torak yang bergerak bolak- balik didalam silinder. Fluida masuk melalui katup isap (suction valve) ke dalam silinder dan kemudian ditekan oleh piston, sehingga tekanan statis fluida naik dan sanggup mengalirkan fluida keluar melalui katup tekan (discharge valve).
·      Sketsa


 









·         Keunggulan dan kelemahan
Keunggulan
Kelemahan
Pompa piston jika pada pengoperasian tekanan tinggi memiliki ketahanan yang jauh lebih lama jika dibandingkan jenis pompa yang lain.
·    Tidak dapat beroperasi pada tekanan tinggi
·    Memiliki umur simpan lebih pendek
·    Memiliki kurva aliran kinerja yang sangat datar
·    Tidak cocok untuk mentransfer media yang beracun atau ledakan




3.      Pompa Membran
·      Prinsip
Pompa membran sering digunakan untuk memompa air kotor (pompa kepala kucing) dan dapat digunakan untuk pompa bahan bakar.
·      Cara Kerja
Pada pompa ini, pembesaran dan pengecilan ruang dalam rumah pompa disebabkan oleh membran yang kenyal. Seperti halnya pompa torak, pompa membran dapat digunakan sebagai kerja tunggal dan kerja ganda, dan juga memberikan aliran cairan yang terputus-putus.
·      Sketsa







4.      Pompa Sentrifugal
·      Prinsip
Sifat dari hidrolik ini adalah memindahkan energi pada daun/kipas pompa dengan dasar pembelokan/pengubah aliran (fluid dynamics). Kapasitas yang di hasilkan oleh pompa sentrifugal adalah sebanding dengan putaran, sedangkan total head (tekanan) yang di hasilkan oleh pompa sentrifugal adalah sebanding dengan pangkat dua dari kecepatan putaran.
·      Cara Kerja
Elemen utama sebuah motor dengan sudu impeler berputar dengan kecepatan tinggi. Fluida masuk dipercepat oleh impeler yang menaikkan kecepatan fluida maupun tekanannya dan melemparkan keluar volut. Prosesnya yaitu :
*      Antara sudu impeller dan fluida, Energi mekanis alat penggerak diubah menjadi energi kinetik fluida
*      Pada Volut Fluida diarahkan kepipa tekan (buang), sebagian energi kinetik fluida diubah menjadi energi tekan.
·      Sketsa


 







·      Keunggulan dan kelemahan
Keunggulan
Kelemahan
1.    Konstruksinya sederhana dan kuat
2.    Operasinya andal
3.     Keausan yang terjadi cukup kecil
4.     Kapasitasnya besar
5.     Jalannya tenang
6.     Dapat digunakan untuk suhu tinggi
7.     Aliran zat cair tidak terputus– putus
8.    Tidak ada mekanisme katup
1.   Kurang cocok untuk mengerjakan zat cair kental,  terutama pada aliran volume yang kecil.
2.   Tidak cocok untuk kapasitas yang kecil.
3.   Dalam keadaan normal pompa sentrifugal tidak dapat menghisap sendiri (tidak dapat memompakan udara).

5.      Pompa Impuls
·      Prinsip
Pompa hydram atau pompa impuls adalah suatu alat untuk mengalirkan air dari tempat yang rendah ke tempat yang lebih tinggi secara kontinyu dengan menggunakan energi potensial sumber air yang akan dialirkan sebagai daya drive, tanpa menggunakan sumber energi luar. Pompa hydram disebut dengan motorless pump yaitu pompa yang tidak menggunkan energi listrik, yang bekerja secara otomatis dengan memanfaatkan energi aliran air ke tempat penampungan air  kemudian  dikuatkan dengan terjadinya efek palu air (water hammer).  
·      Cara Kerja
Mekanisme pada pompa hydram adalah dengan melipat-gandakan kekuatan pukulan air pada tabung udara dimana terjadi perubahan energi kinetik air menjadi tekanan dinamika yang menimbulkan water hammer. Tekanan dinamika ini diteruskan ke dalam tabung udara yang berfungsi sebagai penguat akan tetapi pompa ini tidak dapat memompa semua air yang masuk jadi sebagian air terpompa dan sebagian lagi terbuang melalui katup limbah. Pompa hydram membutuhkan energi terjunan air dengan ketinggian lebih besar atau sama dengan 0,7 meter yang masuk ke dalam pompa. Air mengalir melalui katup limbah yang terbuka. Pada kecepatan yang mencukupi katup ini akan menutup dengan sangat cepat. Akibatnya, tekanan yang tinggi akan terjadi di dalam pompa, yang mana air hanya dapat keluar lewat katup tekan ke dalam tabung udara, yang selanjutnya mengkompres udara yang ada dalam tabung sampai kecepatan aliran menjadi nol. Udara dalam tabung udara yang telah dikompresi tadi akan menekan air dalam tabung tersebut kemudian megalir melalui pip  delivery. Dalam mekanisme kerja tabung udara terjadi perubahan energi kinetik menjadi tekanan dinamis, yang berfungsi mengurangi akselerasi dan gesekan yang terjadi pada pompa  hydram dan sebagai penguat tekanan, sehingga mampu mengangkat air ke pipa  delivery secara kontinu pada kecepatan yang seragam. Dari studi literatur yang telah dilakukan, belum terdapat kajian yang mendasar tentang pengaruh tabung udara terhadap unjuk kerja pompa  hydram.

6.      Pompa Ejektor
·      Prinsip
Mampu merubah energi statis cairan menjadi energi kinetis atau kebalikannya. Kondisi vacuum yang terjadi pada ruang inlet pompa jet diperlukan untuk menarik cairan yang dipompa kedalam ruang inlet tersebut. Kevacuuman dihasilkan oleh aliran searah dari fluida penggerak (actuating fluid).
·      Cara kerja
Dalam pompa ejektor jet, cairan melewati nosel venturi (lihat tabung venturi) dan mengembangkan hisap yang menyebabkan aliran kedua fluida akan entrained. Dalam pompa aspirator, air mengalir melalui nosel venturi dan mengembangkan hisap untuk menggambar di udara. Ejector Uap banyak digunakan untuk memompa volume besar uap dan gas pada tekanan rendah.
·      Sketsa


 









·      Keunggulan dan kelemahan
Keunggulan
Kelemahan
1.    Tidak ada bagian yang bergerak, sehingga pompa bisa berumur panjang.
2.    Tidak menimbulkan suarua gaduh dan mudah dioperasikan.
3.    Mampu memompa cairan yang mengan dung kotoran.
4.    Sulit tersumbat.
5.    Mampu bekerja pada saluran hisap yang kering.
6.    Kapasitasnya uniform.
7.    Ukurannya kecil dan ringan.
1. Effisiensinya rendah.

8.      Pompa Coil
·      Prinsip
Sebuah pompa kumparan adalah pompa angkat rendah yang terdiri dari tabung, berbentuk kumparan dan dipasang pada poros berputar didukung oleh mesin atau binatang mampu mengubah poros di sekitar cepat. Karena rotasi, air kemudian dijemput oleh tabung dan di pompa ke atas dalam selang. Pompa coil, karena banyak pompa angkat rendah, umumnya digunakan untuk tujuan irigasi dan untuk draina setanah. Saat ini masih digunakan oleh petani di Asia.
·      Sketsa


 






·      Keunggulan dan Kelemahan
Keunggulan
Kelemahan
1)   Pompa coil dibangun sebagai alternatif untuk sekrup Archimedes.
2)   Pompa koil, jika dilengkapi dengan berputar segel yang cocok, bisa menyalurkan air ke ketinggian yang lebih besar, biasanya 5-10m, atas pembukaan debit mereka.
3)   Dapat dibangun dan diperbaiki dengan mudah dengan biaya yang sangat rendah. Hal ini dimungkinkan karena semua komponen dapat dibangun dari sumber daya lokal sebagai logam yang dapat diperoleh dan dilemparkan ke dalam bentuk yang diinginkan dengan mudah.
1.    Seperti disebutkan sebelumnya, pompa hanya memungkinkan pencabutan air di atas ketinggian kecil. Hal ini membuatnya tidak cocok untuk pembuangan air atau irigasi atas perbedaan ketinggian lebih besar atau banyak aplikasi memompa lain selain drainase dan irigasi

9.      Pompa Rotary
·      Prinsip
Menggerakkan fluida dengan menggunakan prinsip rotasi. Vakum terbentuk oleh rotasi dari pompa dan selanjutnya menghisap fluida masuk. Sebagai ganti pelewatan cairan pompa sentrifugal, pompa rotari akan merangkap cairan, mendorongnya melalui rumah pompa yang tertutup. Hampir sama dengan piston pompa torak akan tetapi tidak seperti pompa torak (piston), pompa rotari mengeluarkan cairan dengan aliran yang lancar (smooth).
·      Cara kerjanya
1. Cairan masuk sisi isap antara rotor dan idler.
2. Cairan bergerak diantara celah antar gigi, bagian berbentuk bulan sabit berfungsi sebagai pemisah antara sisi isap dan sisi buang.
3. Setelah rumah pompa hampir dipenuhi cairan, roda gigi membentuk susunan sedemikian sehingga daerah isap dan daerah buang terpisah.
4. Setelah daerah isap dan buang sepenuhnya terpisah cairan mulai keluar pada sisi buang.
·         Buat sketsanya










 










·         Keunggulan dan kelemahan
Keunggulan
Kelemahan
efisiensi yang tinggi karena secara natural ia mengeluarkan udara dari pipa alirannya, dan mengurangi kebutuhan pengguna untuk mengeluarkan udara tersebut secara manual.
karena sifat alaminya maka clearence antara sudut putar dan sudu pengikutnya harus sekecil mungkin, dan mengharuskan pompa berputar pada kecepatan yang rendah dan stabil. Apabila pompa bekerja pada kecepatan yang terlalu tinggi, maka fluida kerjanya justru dapat menyebabkan erosi pada sudut-sudut pompa.










Sumber :
Anonymous, 2013. Macam Macam Pompa dalam http://onnyapriyahanda.com/pompa-2-macam-macam-pompa/ diakses tanggal 28 mei 2013
Anonymous, 2013. Pompa Menurut Prinsip dan Cara Kerjanya dalam http://nilaasafitri.blogspot.com/2012/06/pompa-menurut-prinsip-dan-cara -kerjanya.html diakses tanggal 28 mei 2013
Anonymous, 2013. Prinsip Kerja Pompa dalam http://ksbforblog.blogspot.com/2009/04/ pompa-menurut-prinsip-dan-cara-kerjanya.html diakses tanggal 28 mei 2013
Church Austin H., Pompa dan Blower Sentrifugal, Erlangga, Jakarta, 1990.
Hicks Tyler G., Edwards TW., Teknologi Pemakaian Pompa, Erlangga, Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar