1. Di bagian mana air berada dalam tanah ? Jelaskan !
Air dalam tanah terletak di ruang pori-pori antara tanah dan bebatuan
dalam. Hujan jatuh ke bumi baik secara langsung maupun melalui media misalnya
melalui tanaman (vegetasi). Air hujan sebagian mengalir meresap ke dalam tanah
atau yang sering disebut dengan Infiltrasi, dan bergerak terus ke bawah. Air
hujan yang jatuh ke bumi sebagian menguap (evaporasi dan transpirasi) dan
membentuk uap air. Sebagian lagi mengalir masuk ke dalam tanah (infiltrasi,
perkolasi, kapiler).
Sebagian air yang tersimpan sebagai air tanah (groundwater). Air tanah
adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat di dalam ruang - ruang
antara butir - butir tanah dan di dalam retak - retak dari batuan. Air tanah
ini akan keluar ke permukaan tanah sebagai limpasan, yakni limpasan permukaan
(surface runoff), aliran intra (interflow) dan limpasan air tanah (groundwater
runoff) yang terkumpul di sungai yang akhirnya akan mengalir ke laut kembali
terjadi penguapan dan begitu seterusnya mengikuti siklus hidrogi.
Penyimpanan air tanah besarnya tergantung dari kondisi geologi setempat
dan waktu. Hujan jatuh ke bumi baik secara langsung maupun melalui media
misalnya melalui tanaman (vegetasi), masuk ke
tanah begitu juga hujan yang terinfiltrasi. Sedangkan air yang tidak
terinfiltrasi yang merupakan limpasan, mengalir ke tempat yang lebih rendah,
mengalir ke danau dan tertampung. Dan air hujan (presipitasi) yang langsung
jatuh diatas danau menjadi tampungan langsung. Air yang tertahan di danau akan
mengalir melalui sistem jaringan sungai, permukaan tanah (akibat debit banjir)
dan merembes melalui tanah. Dalam hal ini air yang tertampung di danau
adalah inflow sedangkan yang mengalir
atau merembes adalah outflow.
2. Mengapa air yang masuk ke dalam tanah tidak terus mengalir
ke bawah mengikuti gravitasi ?
Air yang meresap ke dalam
tanah sebagian akan tertahan oleh partikel-partikel tanah dan akan menguap
kembali ke atmosfer, sebagian akan diserap oleh tumbuhan dan sebagian lagi akan
terus meresap ke bawah sampai pada suatu zona dimana pori-pori dari tanah
seluruhnya terisi oleh air. Zona tersebut disebut zona yang jenuh air
atau zona saturasi (zone of saturation). Air yang terdapat dalam zona
ini disebut air tanah . Batas teratas dari zona yang jenuh air ini disebut muka
air tanah (water table). Daerah di atas muka air tanah, dimana
tanah, sedimen atau batuannya tidak jenuh air disebut zone of aeration. Pada
zona ini rongga antar butiran terisi oleh udara.
3. Jika tanah menerima air dari atas (misalnya air hujan),
sebagian air akan disimpan dalam tanah untuk waktu yang cukup lama. Mengapa ?
Ketika air masuk kedalam tanah sebagian air tersimpan kedalam tanah
yang sangat lama karena air tersebut tidak bisa dengan mudah untuk menembus tanah
permanen bagian bawah dan tersimpan kedalam tanah adalah untuk menyediakan air
untuk tanaman atau berada di dalam zona perakaran tanaman.
4. Jumlah air yang bisa ditahan dalam tanah tidak selalu sama
untuk berbagai jenis tanah. Faktor apa yang mempengaruhi jumlah simpanan air
ini ?
Faktor-faktor
yang mempengaruhi jumlah simpanan air dalam tanah yakni :
a.
Tekstur tanah, tekstur tanah
dapat menyebabkan perbedaan daya simpan air dalam tanah semakin besar pori-pori
tanah seperti pasir, maka akan semakin sedikit air yang disimpan dalam tanah
tersebut sedangkan semakin kecil pori-pori tanah tersebut misalnya liat maka
akan semakin banyak air yang disimpan dalam tanah tesebut atau kemungkinan daya simpannya lebih lama
b.
Struktur tanah, bentuk struktur
tanah juga mempengaruhi jumlah air yang disimpan struktur tanah yang agregatnya
menempel sangat erat misalnya struktur masif akan dapat menyimpan air lebih
banyak daripada agregat yang tidak erat misalnya granular
c.
Profil tanah, dalam suatu
profil tanah terdapat lapisan tanah yang berbeda-beda pada suatu areal
tertentu. Profil tanah disuatu areal tertentu pasti akan berbeda dengan profil
tanah di areal lain, lapisan pada profil tanah ini juga mempengaruhi jumlah air
yang disimpan dalam tanah
d.
Komposisi tanah, daya simpan
air juga sangat dipengaruhi oleh komposisi tanah yang ada seperti komposisi bahan organik yang tinggi yaitu
dapat memperlengket atau dapat menyimpan air lebih banyak daripada bahan
organik yang rendah atau non organik. Selain bahan organik zona perakaran yang
disebabkan oleh serapan jaringan tanaman
e.
Lapisan cadas (Hardpans),
semacam lapisan yang kompak dan keras yang disebabkan oleh proses - proses
fisika dan kimia dan membatasi drainase tanah. Hal ini menghasilkan kondisi
seperti pada tanah yang strukturnya jelek.
f.
Bahan organik, dapat
meningkatkan kapasitas simpanan lengas tanah, terutama melalui perbaikan
kondisi fisika tanah.
g.
Kandungan garam dalam tanah,
dapat membatasi kemampuan tanaman menyerap air dari larutan tanah.
5. Apakah air yang disimpan oleh tanah ini bisa diserap oleh
tanaman seluruhnya? Jelaskan jawaban anda !
Dari air yang disimpan oleh tanah tidak semuanya diserap oleh tanaman
karena tanaman menyerap air sedikit demi sedikit sampai sesuai kebutuhannya air
yang telah tersimpan lama, lama kelamaan akan mengalir kebawah tanah akibat
gaya gravitasi dan menguap akibat panas. Air yang diserap oleh tanaman
dipengaruhi oleh titik layu dan absorbsi air. Air akan diserap oleh perakaran
tanaman hingga jenuh, dan yang lainnya akan mengalami evaporasi maupun
evapotranspirasi. Pada kapasitas lapang potensi matriknya tinggi, sehingga
akar-akar dapat dengan mudah mengabsorbsi air dengan osmosis dan mengakibatkan
air yang dekat akar akan bergerak perlahan-lahan ke arah akar.
6. Jelaskan batas-batas kemampuan akar tanaman dalam menyerap
air dari dalam tanah !
Akar akan menyerap air sampai kebutuhan tanamna terpenuhi, jika air
tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman maka akar akan tumbuh mencari air hingga
tersedia bagi kebutuhan tanaman. Batas kemampuan akar tanaman dalam menyerap
air di dalam tanah adalah kapasitas lapang dan titik layu. Apabila kapasitas
lapang berasal dari potensi matrik, maka tanaman-tanaman akan berusaha memakai
energi yang sama untuk menggerakkan air di masing-masing tanah pada kapasitas
lapang. Hal ini berarti kemampuan akar tanaman untuk menyerap air di tanah
berhubungan dengan potensi air tanah.
7. Apa hubungan antara (laju) infiltrasi dengan kemampuan
menahan air tanah dan penyediaan air bagi tanaman ?
Infiltrasi
merupakan proses masuknya air kedalam tanah sebagai akibat gaya kapiler
(gerakan air kearah lateral) dangravitasi (gerakan air kearahvertikal). Laju
maksimal gerakan air masuk kedalam tanah dinamakan kapasitas infiltrasi.
Semakin tinggi laju infiltrasi, semakin tinggi pula jumlah air yang diserap dan
disimpan dalam tanah sehingga persediaan air bagi tanaman juga banyak.
8. Faktor apa saja yang
mempengaruhi laju infiltrasi ?
a.
Tekstur tanah, semakin besar partikel tekstur tanah
maka akan semakin besar pula pori-pori tanah tersebut misalnya pasir maka
menyebabkan laju infiltrasi semakin cepat dan sebaliknya jika parikel tanah
kecil maka pori-porinya juga kecil dan laju infiltrasinya akan lambat
b.
Tingkat kejenuhan tanah atau
kelembaban tanah, jika tanah kering maka laju infiltrasinya akan cepat
sedangkan jika tanah lembab basah maka laju infiltrasinya akan sulit atau
lambat
c.
Struktur tanah, struktur tanah
granular lebih cepat menyerap air daripada struktur tanah massif atau yang
kompleks
9. Apa peranan air tanah dalam (groundwater) terhadap
penyediaan air bagi tanaman?
Air tanah
(ground water), adalah air yang terdapat di bawah permukaan tanah dan tidak
dapat dilihat secara langsung. Air tanah ditemukan pada lapisan akifer yaitu
lapisan yang bersifat porous (mampu menahan air) dan permeable (mampu
memindahkan air).
Air tanah
(ground water) merupakan penyedia air bagi tanaman ketika di dalam tanah
terjadi evaporasi yang cepat sehingga dapat menyebabkan kehilangan air dalam
jumlah yang besar.
10. Bagaimana menilai (mengevaluasi) kemampuan tanah untuk
menyediakan air bagi tanaman : jelaskan bagaimana kita bisa menyatakan seberapa
besar kemampuan tanah tertentu dalam menyimpan dan menyediakan air bagi tanaman.
a. Kita bisa menentukan atau menilai tanah dalam menyediakan air bagi
tanaman yaitu dengan melihat komposisi tanahnya.
Profil tanah, komposisi tanah,
juga tekstur tanahnya dan struktur tanahnya. Dengan kita mengetahui ke
empat hal tersebut maka kita akan tau seberapa besar tanah tersebut menyediakan
kebutuhan bagi tanaman
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus