Total Tayangan Halaman

Rabu, 19 Oktober 2016

PERJALANAN KE KAWAH IJEN



Wohaaa ..

Semangat pagii ^^

Np : ran – selamat pagi
Eh, lagu ran ada ya yang judulnya selamat pagi ? wkwk

Pada kesempatan yang berbahagia ini, ijk mau share tentang perjalanan darat panjang menuju ke kawah ijen, banyuwangi, hehe

2d1n a.k.a two days one night kali ini penuh dengan perasaan haru biru sedih sendu seneng riang campur-campur bak permen nano nano

Sebelum berangkat, lebih dulu harus menyiapkan perlengkapan yang harus dibawa, perlengkapan pribadi (yang paling utama) termasuk baju dan lain lain, obat-obatan, jas ujan (paling penting apalagi pas musim ujan), sandal/sepatu kalo perlu bawa dua-duanya buat jaga-jaga, kaos kaki, masker, sarung tangan, logistik

kalo berniat untuk bermalam dilokasi, brarti harus bawa tenda, sleeping bag, matras, ohh ya kalo mau masak memasak berarti juga harus bawa nesting dan teman-temannya biar bisa bikin makan malam 

perlengkapan yang mau dibawa sudah lengkap, tinggal akomodasi untuk berangkat, pilihannya Cuma dua, naik kendaraan pribadi atau nyarter mobil. Karena angkutan umum tidak ada yang bisa menjangkau sampai dilokasi tujuan. 

ijk berangkat naik Harapan Jaya dari Tulungagung hari sabtu (7 oktober) pagi pukul 05.00 ke Surabaya. Perjalanan memakan waktu kurang  lebih 4 jam, tepat pukul 09.00 ijk sudah sampai di terminal Purabaya. Sambil menunggu rombongan yang masih kena macet di tol karena ada kecelakaan tunggal, ijk sarapan pagi dulu :D ewuul ngetss dari pagi buta uda kelayapan dijalan.

kami berangkat kurang lebih pukul 11.30. karena hari sabtu yang notabene adalah hari libur, maka jalanan nampak cukup ramai ~~

Kebetulan kami naik kendaraan pribadi untuk mendarat di kawah ijen,
karena ijk yang dulu suka remidi pas pelajaran geografi jaman SMA jadi ijk ga ngerti jalan, dan dese yang juga gatau jalan, kami berbekal maps kami mengikuti panduan jalan sesuai dengan perintah mbak-mbak bersuara serak di maps.

Waktu di maps menunjukkan 5 jam 30 menit untuk tiba di lokasi kawah ijen. Jalanan tampak ramai dan warna langit yang mendung menemani kami selama perjalanan. Hujan deras, mendung, sesekali hujan reda, nampak cahaya, kemudian hujan lagi. Begitu terus sampai di lokasi kawah ijen.

Selama perjalanan, ijk ngantuk bangeeet, karena dari pagi uda ga bisa tidur didalem Harapan Jaya. Tapi ga enak sama kapten yoo masa mau ditinggal tidur :D sesekali nyuri2 waktu buat meremin mata, wkwk

Serunya selama perjalanan panjang ini, ijk bisa liat PLTU Paiton, pembangkit listrik tenaga uap yang dioperasikan menggunakan bahan bakar batu bara yang berada di posisi paling timur kompleks di tepi jalur pantura Surabaya-Banyuwangi yang guedeee dan uwoww, maklum ijk kan dari desa, jadi ijk suka terheran2 kalo liat yang asing-asing gitu, hihi

Jeprat jepret sana sini biar bisa mengabadikan potret paiton ini, tapi sayang karena cuaca yang lagi ujan dan om pir yang mancal pedal kenceng jadi poto nya pada ngeblur ~~ heuheu

Perjalanan dari tulungagung-surabaya-pasuruan-probolinggo-situbondo-bondowoso- daaaan .. sampailah pada jalan kawah ijen .. sepanjang perjalanan jalan kawah ijen ini jalannya berbelok belok cukup membuat ijk pusing dan mual. Pengennya jeprat jepret ambil suasana jalanan, tapi karena harus nahan mual (malu sama kapten yoo kalo sampe muntah) alhasil ga jadi. Sampai pada portal pertama, kami diminta untuk mengisi daftar hadir, karena pemandangan yang aduhai, kami mampir sebentar untuk berfoto-foto ria. 






Di tengah dinginnya udara disana, ijk bertemu dengan segorombolan bule yang waahhh, ijk aja udah nahan dingin gemeteran karena udaranya yang weowe, lahh ini para mbak mbak bule pada pakek celana gemes, pada ga takut masuk angina kali yaa -____-

Jeprat jepret udah, ke kamar kecil udah, waktunya lanjut perjalanan

Waktu maps menunjukkan 1 jam 30 menit untuk sampai pada tujuan

Setelah beberapa kali belokan kanan kiri, kami memasuki wilayah perumahan perhutani, bangunannya keliatan bangunan lama dengan bentuk rumah yang sama antara satu dengan yang lain. Ini mirip banget kaya rumah yang biasa dipake syuting di tipi tipi :D baguuuuss

Walaupun wilayahnya termasuk pedalaman, tapi uda ada atm sama pom bensin mini, hihi
Kami mampir bentar di mushola untuk sholat magrib dan isya, terus kapten yoo kepincut sama mbak mbak penjual gorengan, eh, gorengannya bukan mbak nya, hehe
mayan lah anget-anget gorengan buat bekal cemilan malem

waktu maps menunjukkan 45 menit untuk sampai di tempat tujuan
cihuuiii, kami sudah sampai di tempat parkir kawah ijen. Sampai disana sudah banyak kendaraan roda empat dan tenda yang berdiri kokoh di parkiran.
Kami sampai di tempat parkir sekitar pukul 18.30
Masang tenda, masuk-masukin barang, bikin makan malam, istirahat bentar.

Pukul 00.00
Waktu menunjukkan pukul 00.00, ini berarti hari sudah berganti minggu. ijk bangun buat persiapan naik ke kawah ijen, cuci muka, bedakan, gincuan, hihi
Karena pengunjung yang buanyaak, ijk harus ngantri lama di kamar mandi, lumayan juga ada kamar mandi, jadi ga susah kalau kebelet-kebelet. Ehehehe

Pukul 00.00 – 02.00
Karena nungguin kapten yoo yang susah sekali bangun, dan harus ngantri kamar mandi lama, juga hujan turun dengan riangnya dan ga reda-reda, kami harus menunda dulu untuk berangkat

Pukul 02.00 – 04.00
Kami memutuskan berangkat menuju kawah ijen dengan rombongan-rombongan lain yang juga tetap nekad naik meskipun hujan masih dengan riangnya membasahi kita. Memakai jas ujan adalah wajib, kalo ga mau masuk angin, meskipun sebagian besar badan juga tetep basah walau sudah memakai jas ujan.

Ditengah perjalanan, kami disamperin sama dua anak perempuan dari jember yang mau bergabung dengan kita. Iya, dua anak sekolah menengah atas yang penuh keberanian naik sepeda motor berangkat ke kawah ijen di malam minggu ini, mereka adalah rere dan mila.

Perjalanan yang seru, kita semua yang berjalan menuju puncak sedang kebasahan karena diguyur hujan sepanjang perjalanan, ga cumin hujan, angin kencang pun juga beberapa kali menghempas tubuh kami. Ijk yang ga keliatan jalan kalo ga pake kacamata, tambah ga keliatan karena hujan membasahi kacamata dan menghalangi pemandangan




Beberapa kali kapten yoo ninggalin kita, dese jalannya kenceng banget, kaya orang dikejar mantan *eh* ahahaha
Ijk yang napas sudah tersenggal-senggal ga bisa teriak kenceng buat bilang ‘istirahat dulu’, alhasil ya kerap kali ditinggalin. Untung aja kapten yoo pakek celana jas ujan oren yang menyala-nyala, jadi mudah dikenali, hihi

Pukul 04.00 – 07.00
Sekitar pukul 04.00 kami sudah sampai di puncak kawah ijen, karena hari masih petang dan hujan masih lumayan, kami belum bisa jeprat jepret didepan kawah, gelap. Para rombongan lain bergegas  kebawah untuk menyaksikan goyangan blue fire yang katanya cuma ada dua di dunia, salah satunya di kawah ijen banyuwangi ini. Kalo normalnya perjalanan untuk sampai di tempat blue fire butuh waktu kurang lebih 30 menit, tapi karena hujan dan pengunjung yang bejibun ini kami haru menempuh waktu 60 menit. Sedangkan blue fire hanya menyala sampai pukul 05.00. akkhhhhh, sayang banget kan, uda jauh-jauh memakan waktu 12 jam nyampe sini terus harus kelewatan liat blue fire nya, huhuhu







Tapiiiiii, meskipun waktu menunjukkan pukul 05.00, masih ada satu blue fire yang bergoyang-goyang, yaahh walaupun susah sekali diabadikan karena lagi ujan, tapi terpuaskan sudah, yeaayy

Saat blue fire masih menjadi tontonan hangat orang-orang, ijk dan kapten yoo memutuskan untuk kembali ke kawah, karena bau belerang sudah mulai menyengat, cukup membuat mata perih dan napas sesak. Menaiki tangga yang aduhai ternyata lelah juga, beberapa kali di salip sama bule-bule yang ga punya lelah ~
Sampai puncak kawah ijen kami jeprat jepret sana sini, selpi sana sini, gaya sana sini, hehe

Sayaaaaanggg, sayaaaaang bangeeet, sayaaang buangeeettt karena abis guyuran ujan semalem, si kawah ijen yang cantik ga keliatan, ketutup kabut. Huhuhuhu ini suediih banget :(((( ijk ga bisa narsis-narnis manja di depan kawah ijen, heuheu




Dirasa jeprat jepret sudah cukup, kami melanjutkan perjalanan kembali menuju tempat parikir, mampir sebentar ke warung di pos xxxx (lupa pos berapa) buat nyruput teh anget, eh panaassssss ~

Pukul 08.00
Pukul 08.00 kami sampai di parkiran, bikin sarapan, beberes, mandi, dan caoo pulang …
Ditengah perjalanan pulang kami berhenti sebentar mampir di sungai kali pahit. Gatau kenapa namanya pahit, mau nyoba airnya takut beneran pahit, hihi





Pukul 08.00 – 18.00
Perjalanan kami berlangsung lancar, beberapa kali kami berhenti untuk beristirahat, karena kapten yoo mengantuk, ishoma dan lanjut sampai terminal purabaya. Sampai di terminal ujaaaan deras sekali disertai padamnya listrik, gelap gelapan deh ~

Pukul 18.00 – 23.00
Saya melanjutkan perjalanan sendiri dari terminal purabaya sampai terminal gayatri. Perjalanan memakan waktu sekitar kurang lebih 4 jam. Melelahkan, tapi sangaaatttt sangaaaaaaaat menyenangkan