Wohaaa ..
Semangat pagii ^^
Np : ran – selamat pagi
Eh, lagu ran ada ya yang judulnya
selamat pagi ? wkwk
Pada kesempatan yang berbahagia
ini, ijk mau share tentang perjalanan darat panjang menuju ke kawah ijen,
banyuwangi, hehe
2d1n a.k.a two days one night kali ini penuh dengan perasaan haru biru sedih
sendu seneng riang campur-campur bak permen nano nano
Sebelum berangkat, lebih dulu
harus menyiapkan perlengkapan yang harus dibawa, perlengkapan pribadi (yang
paling utama) termasuk baju dan lain lain, obat-obatan, jas ujan (paling
penting apalagi pas musim ujan), sandal/sepatu kalo perlu bawa dua-duanya buat
jaga-jaga, kaos kaki, masker, sarung tangan, logistik
kalo berniat untuk bermalam
dilokasi, brarti harus bawa tenda, sleeping
bag, matras, ohh ya kalo mau masak memasak berarti juga harus bawa nesting
dan teman-temannya biar bisa bikin makan malam
perlengkapan yang mau dibawa
sudah lengkap, tinggal akomodasi untuk berangkat, pilihannya Cuma dua, naik
kendaraan pribadi atau nyarter mobil.
Karena angkutan umum tidak ada yang bisa menjangkau sampai dilokasi tujuan.
ijk berangkat naik Harapan Jaya dari
Tulungagung hari sabtu (7 oktober) pagi pukul 05.00 ke Surabaya. Perjalanan
memakan waktu kurang lebih 4 jam, tepat
pukul 09.00 ijk sudah sampai di terminal Purabaya. Sambil menunggu rombongan
yang masih kena macet di tol karena ada kecelakaan tunggal, ijk sarapan pagi
dulu :D ewuul ngetss dari pagi buta uda kelayapan dijalan.
kami berangkat kurang lebih pukul
11.30. karena hari sabtu yang notabene adalah hari libur, maka jalanan nampak
cukup ramai ~~
Kebetulan kami naik kendaraan pribadi untuk mendarat di kawah ijen,
karena ijk yang dulu suka remidi
pas pelajaran geografi jaman SMA jadi ijk ga ngerti jalan, dan dese yang juga
gatau jalan, kami berbekal maps kami mengikuti panduan jalan sesuai dengan
perintah mbak-mbak bersuara serak di maps.
Waktu di maps menunjukkan 5 jam
30 menit untuk tiba di lokasi kawah ijen. Jalanan tampak ramai dan warna langit
yang mendung menemani kami selama perjalanan. Hujan deras, mendung, sesekali
hujan reda, nampak cahaya, kemudian hujan lagi. Begitu terus sampai di lokasi
kawah ijen.
Selama perjalanan, ijk ngantuk
bangeeet, karena dari pagi uda ga bisa tidur didalem Harapan Jaya. Tapi ga enak
sama kapten yoo masa mau ditinggal tidur :D sesekali nyuri2 waktu buat meremin
mata, wkwk
Serunya selama perjalanan panjang
ini, ijk bisa liat PLTU Paiton, pembangkit listrik tenaga uap yang dioperasikan
menggunakan bahan bakar batu bara yang berada di posisi paling timur kompleks
di tepi jalur pantura Surabaya-Banyuwangi yang guedeee dan uwoww, maklum ijk
kan dari desa, jadi ijk suka terheran2 kalo liat yang asing-asing gitu, hihi
Jeprat jepret sana sini biar bisa
mengabadikan potret paiton ini, tapi sayang karena cuaca yang lagi ujan dan om
pir yang mancal pedal kenceng jadi poto nya pada ngeblur ~~ heuheu
Perjalanan dari
tulungagung-surabaya-pasuruan-probolinggo-situbondo-bondowoso- daaaan ..
sampailah pada jalan kawah ijen .. sepanjang perjalanan jalan kawah ijen ini
jalannya berbelok belok cukup membuat ijk pusing dan mual. Pengennya jeprat
jepret ambil suasana jalanan, tapi karena harus nahan mual (malu sama kapten
yoo kalo sampe muntah) alhasil ga jadi. Sampai pada portal pertama, kami
diminta untuk mengisi daftar hadir, karena pemandangan yang aduhai, kami mampir
sebentar untuk berfoto-foto ria.
Di tengah dinginnya udara disana,
ijk bertemu dengan segorombolan bule yang waahhh, ijk aja udah nahan dingin
gemeteran karena udaranya yang weowe, lahh ini para mbak mbak bule pada pakek
celana gemes, pada ga takut masuk angina kali yaa -____-
Jeprat jepret udah, ke kamar
kecil udah, waktunya lanjut perjalanan
Waktu maps menunjukkan 1 jam 30
menit untuk sampai pada tujuan
Setelah beberapa kali belokan
kanan kiri, kami memasuki wilayah perumahan perhutani, bangunannya keliatan
bangunan lama dengan bentuk rumah yang sama antara satu dengan yang lain. Ini
mirip banget kaya rumah yang biasa dipake syuting di tipi tipi :D baguuuuss
Walaupun wilayahnya termasuk pedalaman, tapi uda ada atm sama pom bensin
mini, hihi
Kami mampir bentar di mushola untuk sholat magrib dan isya, terus kapten
yoo kepincut sama mbak mbak penjual gorengan, eh, gorengannya bukan mbak nya,
hehe
mayan lah anget-anget gorengan
buat bekal cemilan malem
waktu maps menunjukkan 45 menit
untuk sampai di tempat tujuan
cihuuiii, kami sudah sampai di
tempat parkir kawah ijen. Sampai disana sudah banyak kendaraan roda empat dan
tenda yang berdiri kokoh di parkiran.
Kami sampai di tempat parkir
sekitar pukul 18.30
Masang tenda, masuk-masukin barang,
bikin makan malam, istirahat bentar.
Pukul 00.00
Waktu menunjukkan pukul 00.00, ini berarti hari sudah berganti minggu.
ijk bangun buat persiapan naik ke kawah ijen, cuci muka, bedakan, gincuan, hihi
Karena pengunjung yang buanyaak,
ijk harus ngantri lama di kamar mandi, lumayan juga ada kamar mandi, jadi ga
susah kalau kebelet-kebelet. Ehehehe
Pukul 00.00 – 02.00
Karena nungguin kapten yoo yang
susah sekali bangun, dan harus ngantri kamar mandi lama, juga hujan turun
dengan riangnya dan ga reda-reda, kami harus menunda dulu untuk berangkat
Pukul 02.00 – 04.00
Kami memutuskan berangkat menuju
kawah ijen dengan rombongan-rombongan lain yang juga tetap nekad naik meskipun
hujan masih dengan riangnya membasahi kita. Memakai jas ujan adalah wajib, kalo
ga mau masuk angin, meskipun sebagian besar badan juga tetep basah walau sudah
memakai jas ujan.
Ditengah perjalanan, kami
disamperin sama dua anak perempuan dari jember yang mau bergabung dengan kita.
Iya, dua anak sekolah menengah atas yang penuh keberanian naik sepeda motor
berangkat ke kawah ijen di malam minggu ini, mereka adalah rere dan mila.
Perjalanan yang seru, kita semua
yang berjalan menuju puncak sedang kebasahan karena diguyur hujan sepanjang
perjalanan, ga cumin hujan, angin kencang pun juga beberapa kali menghempas
tubuh kami. Ijk yang ga keliatan jalan kalo ga pake kacamata, tambah ga
keliatan karena hujan membasahi kacamata dan menghalangi pemandangan


Beberapa kali kapten yoo ninggalin kita, dese jalannya kenceng banget,
kaya orang dikejar mantan *eh* ahahaha
Ijk yang napas sudah
tersenggal-senggal ga bisa teriak kenceng buat bilang ‘istirahat dulu’, alhasil
ya kerap kali ditinggalin. Untung aja kapten yoo pakek celana jas ujan oren
yang menyala-nyala, jadi mudah dikenali, hihi
Pukul 04.00 – 07.00
Sekitar pukul 04.00 kami sudah
sampai di puncak kawah ijen, karena hari masih petang dan hujan masih lumayan,
kami belum bisa jeprat jepret didepan kawah, gelap. Para rombongan lain
bergegas kebawah untuk menyaksikan
goyangan blue fire yang katanya cuma
ada dua di dunia, salah satunya di kawah ijen banyuwangi ini. Kalo normalnya
perjalanan untuk sampai di tempat blue
fire butuh waktu kurang lebih 30 menit, tapi karena hujan dan pengunjung
yang bejibun ini kami haru menempuh waktu 60 menit. Sedangkan blue fire hanya
menyala sampai pukul 05.00. akkhhhhh, sayang banget kan, uda jauh-jauh memakan
waktu 12 jam nyampe sini terus harus kelewatan liat blue fire nya, huhuhu
Tapiiiiii, meskipun waktu
menunjukkan pukul 05.00, masih ada satu blue
fire yang bergoyang-goyang, yaahh walaupun susah sekali diabadikan karena
lagi ujan, tapi terpuaskan sudah, yeaayy
Saat blue fire masih menjadi tontonan hangat orang-orang, ijk dan kapten
yoo memutuskan untuk kembali ke kawah, karena bau belerang sudah mulai
menyengat, cukup membuat mata perih dan napas sesak. Menaiki tangga yang aduhai
ternyata lelah juga, beberapa kali di salip sama bule-bule yang ga punya lelah
~
Sampai puncak kawah ijen kami
jeprat jepret sana sini, selpi sana sini, gaya sana sini, hehe
Sayaaaaanggg, sayaaaaang
bangeeet, sayaaang buangeeettt karena abis guyuran ujan semalem, si kawah ijen
yang cantik ga keliatan, ketutup kabut. Huhuhuhu ini suediih banget :(((( ijk
ga bisa narsis-narnis manja di depan kawah ijen, heuheu
Dirasa jeprat jepret sudah cukup,
kami melanjutkan perjalanan kembali menuju tempat parikir, mampir sebentar ke
warung di pos xxxx (lupa pos berapa) buat nyruput teh anget, eh panaassssss ~
Pukul 08.00
Pukul 08.00 kami sampai di
parkiran, bikin sarapan, beberes, mandi, dan caoo pulang …
Ditengah perjalanan pulang kami
berhenti sebentar mampir di sungai kali pahit. Gatau kenapa namanya pahit, mau
nyoba airnya takut beneran pahit, hihi


Pukul 08.00 – 18.00
Perjalanan kami berlangsung lancar,
beberapa kali kami berhenti untuk beristirahat, karena kapten yoo mengantuk,
ishoma dan lanjut sampai terminal purabaya. Sampai di terminal ujaaaan deras
sekali disertai padamnya listrik, gelap gelapan deh ~
Pukul 18.00 – 23.00
Saya melanjutkan perjalanan
sendiri dari terminal purabaya sampai terminal gayatri. Perjalanan memakan
waktu sekitar kurang lebih 4 jam. Melelahkan, tapi sangaaatttt sangaaaaaaaat
menyenangkan



