Apa kabar ? apa kau baik ? apa kau sehat ? apa kau makan
dengan teratur ? apa kau tidur dengan cukup ?
Pasti dirimu sekarang dalam keadaan yang baik, emm bukan,
sangat baik mungkin..
Dulu setiap jam kita saling mengabari keadaan satu sama
lain, tapi sekarang aku tidak tahu apa-apa mengenai keadaan mu, bahkan saat kau
merasa sendiri dan membutuhkan seseorang untuk mendengarkan ceritamu, aku juga
tidak tahu ..
Semoga Allah SWT selalu menjagamu, teman-teman dan
orang-orang yang berada disekelilingmu bisa menjagamu, sementara aku hanya bisa
berdoa dan membayangkan kau selalu dalam keadaan yang baik..
Entah kenapa, mengapa, bagimana, apa, aku sama sekali tidak
bisa melupakanmu, padahal semua barang yang berhubungan dengan mu sudah aku
jauhkan dari penglihatanku, tapi aku tidak bisa melupakanmu begitu saja ..
Aku tahu, cinta dan kamu bukanlah segala galanya dalam hidup
ini, tapi aku merasakan bahwa kamu adalah sebuah pena bagiku, yang telah banyak
menuliskan cerita dan kenangan buatku ..
Kita bagaikan selembar kertas dan kita saling memberikan
cerita dalam kertas itu, sudah berlembar lembar kertas itu terisi dengan cerita
kita, aku bahkan tidak bisa membuang satu lebarpun kertas itu, meskipun aku
sudah melakukan berbagai cara, memang sesaat atau beberapa waktu aku lupa
dengan semua lembaran kertas itu tapi itu tidak sebanding dengan waktuku yang
selalu mengingatmu ..
Ya, memang aku masih menyayangimu, masih, sangat, dan tetap
.. tapi aku akan berusaha keras untuk mengurangi perasaan itu, aku selalu
berusaha, yahh, tidak perlu kawatir perasaanku tidak akan lagi mengganggumu ,
aku tahu, memang kamu tidak pernah bilang soal “mengganggu” tapi dari sikapmu
terlihat, bahwa aku cukup mengganggu perjalananmu yang panjang ..
Aku selalu memaafkanmu atas semua yang telah kau lakukan
padaku, baik kau sadar maupun tidak, aku selalu memaafkanmu .. meskipun aku
terkadang mengatakan sesuatu yang kasar, tapi sebenarnya itu karena aku takut,
karena aku takut kehilanganmu, aku berusaha mengungkapkan apa yang aku rasakan
meski kata-kataku terlihat sangat kasar buatmu , aku minta maaf .. aku sama
sekali tidak bermaksud membuatmu marah, aku hanya merasa kurang mendapatkan
penjelasan, dan aku kadang juga merasa kita sangat kurang komunikasi, makanya
aku terkadang menuliskan sesuatu dengan begitu panjang dan itu selalu spontan
terjadi ..
Entah kenapa, aku merasa kita menjadi sering salah paham ..
padahal kita sangat jarang berkomunikasi, sekali saling mengubungi itu
menyebabkan kita bertengkar, bukan itu yang aku inginkan.. tapi selalu terjadi
begitu saja ..
Pena ..
Dulu aku merasa hanya memerlukan satu pena untuk menemaniku
menuliskan semua yang aku jalani .. karena pena itu bisa bertahan sampai
bertahun tahun, bahkan kalu kita selalu menjaganya dan terlalu sering
menggunakannya ..
Tapi beberapa waktu yang lalu, aku kehilangan pena itu..
pena yang selalu aku jaga dengan baik, pena yang menemaniku kemana mana,
walaupun terkadang aku menjatuhkannya.. pena yang masih memiliki tinta banyak,
pena yang dapat menuliskan sesuatu dengan jelas, pena yang membuat tulisanku
menjadi bagus ... aku bahkan tidak pernah meminjamkan pena tersebut pada orang
lain, karena aku takut kehilangan pena itu,
Aku selalu berfikir, apa aku bisa mendapatkan pena yang sama
ketika aku kehilangannya nanti .. sementara aku sudah merasa nyaman dan cocok
dengan pena itu .. aku tahu, masih banyak pena yang lebih baik, lebih mahal, lebih
berwarna warni, lebih dari pena yang aku miliki, tapi aku tidak ingin ada pena
yang menggantikan pena kesayanganku itu .. atau mungkin aku berfikiran terlalu
sempit, hingga aku berfikir aku akan memiliknya selamanya dan apa aku hanya
menginginkan pena itu untuk selamanya..
Sementara pena itu memiliki masa waktu yang nantinya pasti
juga akan habis ketika tinta yang ada didalamnya sudah tidak bisa lagi
digunakan untuk menulis ..
Dengan sikap diammu ..
Mulutku menjadi kering ..
Dengan ekspresi dingin matamu..
Jejak kakiku membeku .. saat aku berbalik untuk pergi ..
Daripada mengatakan “aku mencintaimu” , kau memilih “selamat
tinggal .. selamat tinggal”
Adalah kata yang kau ucapkan karena cinta ini tak dapat
tercapai ..
Tidakkah kau mengenaliku ..
Satu satunya alasan aku ada disini adalah kau ..
Mataku membeku .. hingga aku bahkan tak sanggup berbicara ..
Aku hanya bisa melihatmu sendirian ..
Meskipun ujung hatiku terasa sakit seperti ini .. meskipun
ujung jariku gemetar seperti ini ..
Seseorang yang aku rindukan .. kata kata yang ingin ku
dengar kau katakan “aku mencintaimu” ..
Kau dimana ...
Orang yang mengukir sebuah kenangan jauh didalam hatiku ..
Adalah .. kau ...
Jika saja aku bisa melangkah satu langkah lebih cepat ..
Jika saja aku bisa melangkah satu langkah lebih lambat ..
Penyebab rasa sakit kita .. apakah bisa kita hindari ?
Mencoba mendorongmu menjauh tak ada gunanya ..
Karena aku tidak bisa melepaskanmu ..
Jika kau ingin menangis.. menangis lah dalam pelukanku ..
Tanpamu .. apa bisa ..
Hatiku menangis .. hatiku berteriak ..
Aku hanya ingin mencintai satu orang ..
Apa aku telah membuatmu terbebani ?
Meskipun aku menyakitimu ..
Sekarang aku menangis karena aku tak bisa melupakanmu ..
Cintaku menangis .. cinta dalam kesedihan ..
Aku tak sanggup membiarkanmu pergi ..
Senyumanmu .. adalah nafasku ..
Kau yang bisa membuatku hidup ..
Hatiku menangis ...