Total Tayangan Halaman

Kamis, 29 November 2012

BORE (BOX RECYCLE) :D

Jadi beberapa waktu yang lalu .. aku mendapatkan tugas kewirausahaan untuk menciptakan suatu lapangan perkerjaan, ato menciptakan suatu produk berdasarkan hoby yang dimiliki ..

Nah, dari hoby itu kita dituntut untuk bisa menciptakan sesuatu yang memiliki nilai jual serta bermanfaat ..
Aku merupakan salah satu orang yang memiliki hobi makan jajanan coklat , ex : cocholatos, oreo, wafelatos, dsb. Nah biasanya aku kan beli langsung 1 kardus, dari bekas kardus kardus itu aku berniat membuat kotak yang bisa digunakan untuk berbagai hal, seperti untuk tempat pensil, tempat charger, tempat bross ato apa aja .

Beberapa tahun yang lalu aku sempat membuat sekitar lima kotak yang ternyata hasilnya lumayan banget , bisa kayaknya dijual, tapi pada waktu itu aku belum berfikiran untuk menjualnya .. karena yang pada waktu itu aku pikirkan adalah bagaimana kardus kardus ini terlihat tidak memenuhi kamarku yang kesannya jadi kaya tukang pemulung karena banyak kardus-kardus. Awalnya ingin aku buang, tapi .. perasaanku mengatakan ini bisa dimanfaatkan daripada harus dibuang begitu saja ..
Ini beberapa kotak yang semat aku buat 1,5 tahun yang lalu ..



Yang dibawah ini adalah hasil karyaku terbaru dari kotak kotak bekas , yang rencananya akan aku jual mulai dari harga Rp 3.000,- sampai Rp 8.000,- .
Karena dosenku meminta perkembangan setiap minggu, jadi aku setiap minggu harus bisa menghasilkan paling tidak minimal 2 kotak.









Pada waktu itu aku sempat kehabisan stock kardus, dan tidak tahu mesti cari kardus dimana, karena sudah pada habis. Akhirnya aku membuat kartu ucapan yang aku hias, dan ternyata hasilnya W.O.W WOWWW .. lumayan banget, banyak temen-temen yang tertarik dan ingin membeli, ada juga yang memesan gambar sesuai dengan keinginan mereka. Dan aku selalu mencoba memperbaiki bentuk-bentuk yang kau buat ...








pena

Apa kabar ? apa kau baik ? apa kau sehat ? apa kau makan dengan teratur ? apa kau tidur dengan cukup ?
Pasti dirimu sekarang dalam keadaan yang baik, emm bukan, sangat baik mungkin..
Dulu setiap jam kita saling mengabari keadaan satu sama lain, tapi sekarang aku tidak tahu apa-apa mengenai keadaan mu, bahkan saat kau merasa sendiri dan membutuhkan seseorang untuk mendengarkan ceritamu, aku juga tidak tahu ..
Semoga Allah SWT selalu menjagamu, teman-teman dan orang-orang yang berada disekelilingmu bisa menjagamu, sementara aku hanya bisa berdoa dan membayangkan kau selalu dalam keadaan yang baik..
Entah kenapa, mengapa, bagimana, apa, aku sama sekali tidak bisa melupakanmu, padahal semua barang yang berhubungan dengan mu sudah aku jauhkan dari penglihatanku, tapi aku tidak bisa melupakanmu begitu saja ..
Aku tahu, cinta dan kamu bukanlah segala galanya dalam hidup ini, tapi aku merasakan bahwa kamu adalah sebuah pena bagiku, yang telah banyak menuliskan cerita dan kenangan buatku ..
Kita bagaikan selembar kertas dan kita saling memberikan cerita dalam kertas itu, sudah berlembar lembar kertas itu terisi dengan cerita kita, aku bahkan tidak bisa membuang satu lebarpun kertas itu, meskipun aku sudah melakukan berbagai cara, memang sesaat atau beberapa waktu aku lupa dengan semua lembaran kertas itu tapi itu tidak sebanding dengan waktuku yang selalu mengingatmu ..
Ya, memang aku masih menyayangimu, masih, sangat, dan tetap .. tapi aku akan berusaha keras untuk mengurangi perasaan itu, aku selalu berusaha, yahh, tidak perlu kawatir perasaanku tidak akan lagi mengganggumu , aku tahu, memang kamu tidak pernah bilang soal “mengganggu” tapi dari sikapmu terlihat, bahwa aku cukup mengganggu perjalananmu yang panjang ..
Aku selalu memaafkanmu atas semua yang telah kau lakukan padaku, baik kau sadar maupun tidak, aku selalu memaafkanmu .. meskipun aku terkadang mengatakan sesuatu yang kasar, tapi sebenarnya itu karena aku takut, karena aku takut kehilanganmu, aku berusaha mengungkapkan apa yang aku rasakan meski kata-kataku terlihat sangat kasar buatmu , aku minta maaf .. aku sama sekali tidak bermaksud membuatmu marah, aku hanya merasa kurang mendapatkan penjelasan, dan aku kadang juga merasa kita sangat kurang komunikasi, makanya aku terkadang menuliskan sesuatu dengan begitu panjang dan itu selalu spontan terjadi ..
Entah kenapa, aku merasa kita menjadi sering salah paham .. padahal kita sangat jarang berkomunikasi, sekali saling mengubungi itu menyebabkan kita bertengkar, bukan itu yang aku inginkan.. tapi selalu terjadi begitu saja ..

Pena ..
Dulu aku merasa hanya memerlukan satu pena untuk menemaniku menuliskan semua yang aku jalani .. karena pena itu bisa bertahan sampai bertahun tahun, bahkan kalu kita selalu menjaganya dan terlalu sering menggunakannya ..
Tapi beberapa waktu yang lalu, aku kehilangan pena itu.. pena yang selalu aku jaga dengan baik, pena yang menemaniku kemana mana, walaupun terkadang aku menjatuhkannya.. pena yang masih memiliki tinta banyak, pena yang dapat menuliskan sesuatu dengan jelas, pena yang membuat tulisanku menjadi bagus ... aku bahkan tidak pernah meminjamkan pena tersebut pada orang lain, karena aku takut kehilangan pena itu,
Aku selalu berfikir, apa aku bisa mendapatkan pena yang sama ketika aku kehilangannya nanti .. sementara aku sudah merasa nyaman dan cocok dengan pena itu .. aku tahu, masih banyak pena yang lebih baik, lebih mahal, lebih berwarna warni, lebih dari pena yang aku miliki, tapi aku tidak ingin ada pena yang menggantikan pena kesayanganku itu .. atau mungkin aku berfikiran terlalu sempit, hingga aku berfikir aku akan memiliknya selamanya dan apa aku hanya menginginkan pena itu untuk selamanya..
Sementara pena itu memiliki masa waktu yang nantinya pasti juga akan habis ketika tinta yang ada didalamnya sudah tidak bisa lagi digunakan untuk menulis ..


Dengan sikap diammu ..
Mulutku menjadi kering ..
Dengan ekspresi dingin matamu..
Jejak kakiku membeku .. saat aku berbalik untuk pergi ..
Daripada mengatakan “aku mencintaimu” , kau memilih “selamat tinggal .. selamat tinggal”
Adalah kata yang kau ucapkan karena cinta ini tak dapat tercapai ..

Tidakkah kau mengenaliku ..
Satu satunya alasan aku ada disini adalah kau ..
Mataku membeku .. hingga aku bahkan tak sanggup berbicara ..
Aku hanya bisa melihatmu sendirian ..
Meskipun ujung hatiku terasa sakit seperti ini .. meskipun ujung jariku gemetar seperti ini ..
Seseorang yang aku rindukan .. kata kata yang ingin ku dengar kau katakan “aku mencintaimu” ..
Kau dimana ...
Orang yang mengukir sebuah kenangan jauh didalam hatiku ..
Adalah .. kau ...
Jika saja aku bisa melangkah satu langkah lebih cepat ..
Jika saja aku bisa melangkah satu langkah lebih lambat ..
Penyebab rasa sakit kita .. apakah bisa kita hindari ?
Mencoba mendorongmu menjauh tak ada gunanya ..
Karena aku tidak bisa melepaskanmu ..
Jika kau ingin menangis.. menangis lah dalam pelukanku ..
Tanpamu .. apa bisa ..
Hatiku menangis .. hatiku berteriak ..
Aku hanya ingin mencintai satu orang ..
Apa aku telah membuatmu terbebani ?
Meskipun aku menyakitimu ..
Sekarang aku menangis karena aku tak bisa melupakanmu ..
Cintaku menangis .. cinta dalam kesedihan ..
Aku tak sanggup membiarkanmu pergi ..
Senyumanmu .. adalah nafasku ..
Kau yang bisa membuatku hidup ..

Hatiku menangis ...


Jumat, 09 November 2012

Jadi Yang Terakhir



“Jadi yang terakhir ..”


Kalo di tuliskan dalam kata-kata yang lebih puitis seperti “tempat muara” atau bisa juga “tempat berlabuh” hehehe ;D
Apa sebenarnya makna dari yang terakhir ini ?
Yang terakhir adalah .. setelah kita melakukan perjalanan yang panjang dengan proses yang lama, sulit, dan berbagai macam rintangan, maka kita memiliki tujuan akhir, nah tujuan akhir ini merupakan salah satu hal yang terakhir ..
Emm, sepertinya sedikit susah dipahami, tapi maknanya adalah kita punya tujuan akhir.
Kenapa harus yang terakhir ?
Karena kalo menurutku setelah yang terakhir ini tidak akan ada lagi yang lain, yups !
Aku selalu pengen jadi yang terakhir, karena nantinya sudah tidak ada lagi selain aku, aku bisa menemani dan menjalani sisa perjalanan panjang hanya dengan yang terakhir .. maka dari itu kita perlu memilah dan memilih kepada siapa yang terakhir ini akan di tuju.
Memang .. semua itu ada ditangan ALLAH SWT, semua telah ditentukan oleh ALLAH SWT. Tapi ALLAH SWT tidak akan merubah nasib, jodoh, dsb kalo manusia juga tidak berusaha untuk memperbaikinya..
Kita ambil saja contohnya terkait jodoh #ehm *kenapa lagi-lagi harus jodoh :-?*
Saya pernah mendengar beberapa kalimat yang menurut saya memang logis sih,
“belahan jiwamu seperti jiwamu sendiri”
“laki-laki yang baik untuk perempuan yang balik, seperti juga sebaliknya laki laki buruk untuk perempuan yang buruk (pula)”
Yups ! dari situ kita sudah bisa mengambil kesimpulannya kan ? *iya khaaaan* #ala syahrini :D
Apa yang diberikan kepada kita sesuai juga dengan bagaimana kualitas kita, kalau kualitas kita semakin baik maka kita juga akan mendapatkan yang sesuai dengan kita.
Selama kita masih memiliki kemampuan untuk menjadi lebih baik kenapa tidak kita lakukan ?
Selama masih sama sama makan nasi, menghirup oksigen, yuk mari kita perbaiki kualitas kita .. hehehe :)
Oya, ada lagi, saya pernah membaca kata-kata ini
“berganti ganti pacar untuk mendapatkan jodoh yang sesuai dengan kita bagaikan mencuci dengan air kotor, maksudnya baik tapi caranya salah” :)
Pasti tau kan maksudnya ? jadih, jangan menggunakan cara yang salah kalu ingin mendapatkan yang baik ..
Ahh, sudah deh, jangan ngomongin masalah jodoh, jodoh rahasia ALLAH SWT :)
Gak nyampek pikiranku kalo kesana terus, hehehe *lebay bin*
Lihat teman-temenku di kuliah, kelihatannya senang senang semua, menjalani semua tanpa memikirkan sesuatu yang begitu berat untuk ditanggung, meraka yang bermacam macam kenapa gak ada yang mengalihkan perhatianku untuk sekedar melupakan semua kelelahan ini .,. meraka memiliki kepentingan sendiri-sendiri, mereka memiliki tujuan sendiri-sendiri .. tapi kita berada ditempat yang sama, mencari ilmu di ruangan yang sama, mereka begitu ceria ... kenapa aku tidak bisa membaur bersama mereka .. apa aku terlalu berbeda ... apa aku tidak bisa menyesuaikan dengan mereka .. apa aku tidak bisa masuk dalam bagian mereka ..
Jam kosong selalu diisi dengan headset dan musik klasik .. menenangkan dan sejenak dapat melupakan masalah yang memutari pikiran berbulan bulan .. begitu terus kujalani .. tidak sanggup harus menceritakan dengan mereka .. benarkah mereka dapat meringankan beban pikiran yang ada ini .. ataukah harus diam dan perlahan melupakan ... tidak ingin dianggap sebagai individu yang mudah mengeluh dengan keadaan .. tidak ingin dianggap sebagai individu yang mudah menyerah .. tapi hati .. raut muka .. perasaan .. pikiran .. sama sekali tidak bisa menipu keadaan .. beberapa ada yang pernah mengamati dan sempat bertanya , kukira hanya aku yang bisa merasakan .. namun, tidak ada yang bisa ku dendangkan sesaat bersama .. hanya menikmati waktu dan terdiam memandang pepohonan yang bergerak terkena terpaan angin , beberapa kali berhembus dan menebarkan aroma parfum yang biasa kupakai .. musik klasik sangat mendukung suasana ..
Memejamkan mata sebentar dan serasa terhanyut didalamnya .. nyaman namun ada sedikit rasa yang masih tersisa yang sedang mencari perhatianku dalam ketenangan .. seakan ada yang berbisik, “jangan pergi .. aku tidak akan membiarkanmu pergi .. tetaplah disini .. disini ..” perlahan waktu mulai berlarut .. masih tetap dalam posisi yang sama dan angin yang serasa semakin keras berhembus .. saat ku buka mata kuingin melihat indahnya perasaan yang seakan baru di-refresh,
*membuka mata* eeehhh aku kelilipan, softlensku kemasukan debu , gak asik banget tau gak , pas lagi suasana lagi enak juga, jarang-jarang kan menikmati suasana kaya gini .. huuufff

Dari situ .. aku merasa bahwa jadi yang terakhir adalah tujuanku  :)
Menjalaninya bersama ... menikmati masa – masa akhir .. susah senang bersama ..
Together poreper :)

Senin, 05 November 2012

Ha min atu :D

 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

mau curhat dikit , hehehe
maaf ya, ternyata cuman blog ku yang bisa jadi temen curhat, cukup mendengarkan kegalauan hatiku tapi gag pernah protes .. hehe :)

gini nih, saya mau sedikit berbagi cerita ,
kemaren lusa saya dapat kabar mengejutkan, yahh,lumayan mengejutkan, eh bukan, sangat mengejutkan ..
iya, gimana gak ngejutkan beritanya suaranya keras banget, dan tersebar, dilihat, dan bisa diketahui oleh banyak orang ..
sebenarnya bukan jadi masalah saya sih, cuman, rasanya kaya terkhianati gituh,
emm gak bisa diungkapkan dengan kata-kata deh rasanya .. uda berkali kali tak coba mengerti tapi tetep aja susah, bener-bener susah dipahami tau gak, huffff

gak percaya, sudah berapa lama ya itu terjadi, sesudah atau sebelum ? sampai sekarang apa masih tetap ? atau mungkin sudah lebih dari yang aku tau ya ?
emmm .. emang kemampuanku terbatas, aku gak kan semampu itu ..
dan kalaupun ada yang lebih baik itu pasti, karena ku akui memang masi perlu banyak belajar ..

gimana ya, menjadi seseorang yang sampai saat ini berdiri disini tak bisa lepas dari yang yang dulu pernah ku jalani, sedikit banyak pasti masih ada yang membuat kita ingat bahkan masih sering terbayang..
emm, entah kenapa , dan entah karena apa aku masih sulit menyadari apa yang sebenarnya terjadi,
kenapa aku masih sering ngerasa semua nya masih sama, padahal ini telah berbeda, dan ini telah terjadi berbulan bulan ..

aku sering bertanya pada diri sendiri 'apakah aku berbeda?' mungkinkah aku tidak bisa seperti teman-temanku yang lain ? aku selalu berdoa supaya dikasi kesempatan untuk menjadi orang yang normal selayaknya teman-teman yang lain ..
dan mungkin hanya aku yang bisa merasakan ini ..
ingin sekali ada orang yang bisa mendengarkan cerita kita,orang yang bisa kita percaya, orang yang mengerti bagaimana keadaan kita .. orang yang bisa menemani kita disaat kita sangat membutuhkan ..
ya .. hanya Allah SWT yang mengerti , sangat memahami bagaimana perasaanku, mengerti saat aku merasa aku berbeda dengan yang lain ..
ini begitu membuat ku down, disaat aku bersedih merasakan sesuatu yang aku sendiri tidak mengerti ini apa, tidak ada yang bisa aku ceritakan kepada orang lain, aku gak bisa mengurangi beban ini sendiri..
aku ingin selalu menceritakan, tapi aku tidak ingin dianggap sebagai orang yang lemah , orang yang hanya suka mengeluh , namun .. bukan itu yang sebenarnya ingin aku sampaikan dari diriku ..
tapi aku membutuhkan sesuatu yang bisa mengurangi beban ini ..

semua berjalan dengan cepat .. ingin aku melewati semua ini sampai pada akhir ,
kita memang telah membuat perjanjian dengan Sang Khalik, sampai pada akhir hayat kita , perjanjian yang terjadi pada saat awal, membuat kita tidak sempat mengingatnya .. aku ingin mengingatnya ..
tapi gak bisa ya ? hehe *memaksa banget*

seandainya pikiran ini bisa di format ulang, ini sudah terlalu penuh, kapasitas sudah tidak bisa diisi ulang, perlu menghapus beberapa data, tapi yang ingin dihapus banyak sekali, dan sampai saat ini belum bisa menghapusnya .. sulit memang, ketika aku merasa ini mau dihapus, tapi kadang merasa ini juga perlu, sampai akhirnya bertumpuk gak karuan dan gak jelas , fyuhh

kehidupan memang seperti ini ..

dikirim sms cuma di baca dan gak di bales, di telepon di cuekin dan disambi kesannya ngenganggu banget,pdahal itu terjadi 3 minggu sekali, dikirimi imel, gatau uda di buka apa belom, gak ada kabar dan gak ada respon, emm tanda tanda telah menunjukkan bahwa memang saya tidak di perlukan, menghargai aja engga kayaknya ..
terimakasih banyak
semakin lama saya semakin sadar, dan mungkin memang harus ada beberapa data yang saya hapus
menghapusnya selama lamanya ..
sebenarnya aku sangat simpatik namun lama kelamaan aku merasa itu tidak perlu aku lakukan , sudah banyak yang memberikanmu support, semangat, dan apalah -panggilan alay gak jelas- yang biasa sodara sodara lakukan, yang aku sendiri gak ngerti maksud dari hal kaya gitu apa , yang seperti menunjukkan kepada ku bahwa kamu terlihat eksis dan apa ya , bisa dikatakan -lebih populer- banyak menarik simpatik ato apalah itu , hanya kamu yang ngerti maksud dari itu apah !
entah kenapa kayaknya itu memang kebiasaan yang sulit kamu  hindari, seperti -memberi harapan- yang aku lihat sih ..

okke fine !
perlahan tersadar dan menjauh lebih baik, disisi lain ada banyak hal yang tidak ingin aku tinggalkan, namun semakin aku merasa itu tidak aku tinggalkan, aku semakin merasa di permainkan, ohhhhh
kenapa aku berprasangka buruk ?
aku tidak berprasangka buruk, aku cuman mengungkapkan apa yang saat ini aku rasakan ..
banyak sekali, kenapa sampai saat ini aku malah belum bisa mengartikan nya, mungkin ini suatu peringatan atau pertanda untukku supaya lebih berhati hati dengan dunia yang sementara ini ..
ketika ketulusan dibalas dengan campaan yang ... yang gak bisa diungkapkan ..

menangis .. merenung .. sendiri .. lebih membuat ku lega .. semua memang harus dihadapi , meskipun kodrat sebagai wanita untuk menangis yang gak bisa dihindari ..
keep smile girl :) you strong !!! you can !!